Renungan antara Gaji dan Rezeki

RENUNGAN PAGI

GAJI DAN REZEKI

Gaji itu ada slipnya
Rezeki tidak ada

Gaji itu dari Boss
Rezeki itu dari Alloh.SWT

Gaji itu hanya uang,
Rezeki bisa berupa banyak hal.

Gaji itu dijemput dengan kerja.
Rezeki itu dijemput dengan taqwa.

Gaji itu sudah terduga,
Rezeki itu seringnya tak terduga.

Gaji mungkin sudah besar, tapi terasa kurang,
Tapi rezeki berkah itu, selalu mencukupi, meski tak seberapa..

Gaji harus dikejar, dicari dan diusahakan dengan bekerja.
Namun rezeki bisa datang bagi orang yang bertaqwa.

Tidak semua orang memiliki gaji, tetapi setiap orang memiliki jatah rezekinya.

Gaji tidak menentukan  batas akhir ajal seseorang, tetapi rezeki bila telah genap diterima seseorang, maka itulah saatnya ajal tiba.

Gaji memungkinkan tertukar dengan lain orang, tetapi rezeki tidak akan pernah ketukar.

Besaran gaji ditentukan oleh masa kerja dan kinerja, sementara besaran rezeki ditentukan amal shaleh dan takwa.

Utk itu jangan pernah cemas, khawatir, resah, dan gundah terhadap nasib yang akan datang, terlebih jangan pernah merasa susah dan sedih terhadap yang luput dari masa lalu.

Yakini dan relakanlah bahwa ketentuan Alloh.SWT tepat dan indah  pada saatnya.

Selamat mendapatkan rezeki halalan thaybah. Jadi gaji itu hanya sebahagian kecil dari rezeki.

Selamat Pagi .. !!
Selamat Beraktifitas
Jangan Lupa Dhuha !
Semoga berkah sllu kita dapatkan hari ini dan kita digolongkan sebagai Hamba yang bertakwa,
آَمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنْ

Sumber: Broadcast Pesan/ Grup Media Sosial
*Jika anda tahu penulis pertama dari tulisan diatas silakan usulkan nama untuk dituliskan di bagian Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sengketa Kakak Adik Ke Pengadilan

Merasa Paling Benar Sendiri

Cara Membangun Rumah Di Surga